Beranda » Kebijakan Pemerintah » Revolusi Mental Perspektif IMF

Revolusi Mental Perspektif IMF

T Diposting oleh pada 17 February 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 257 kali

Revolusi mental rupanya mendapat perhatian lembaga internasional sekelas IMF. Beberapa waktu lalu, IMF menyoroti ┬árevolusi mental dalam kaitannya dengan isu ekonomi. Seperti dikemukakan oleh resident representative IMF di indonesia,Ben Bingham,Indonesia memerlukan pola pikir baru yang lebih ekspansif,bukan lagi sekadar bertahan dari tantangan-tantangan perekonomian global. “Pemikirannya harus lebih membangun,dari sekadar melindungi pasar domestik menjadi fokus meningkatkan daya saing,” ujarnya. Ditambahkannya,selain perubahan pola pikir dalam revolusi mental,suai dengan program Nawa Cita,yang bisa diterapkan dalam kebijakan-kebijakan ekonomi. Karena itu,IMF meminta pemerintah dapat meningkatkan standar hidup masyarakat,meningkatkan kesempatan kerja, mengenjot daya saing,dan produktifitas (antarnews.com, 22/3)

Tiada bosan-bosannya kita menurunkan tulisan tentang revolusi mental dengan segenap spektrumnya. Apa yang ditemukan oleh IMF tersebut di atas pada akhir amatlah luas. Oleh karna itu pembahasan seputar revolusi mental memang mesti dilakukan terus-menurus dengan melibatkan pelbagai kalangan. Maksud dan tujuannya bukan semata-mata untuk menunjukan adanya keseriusan membenahi mentalitas bangsa ini,namun sekaligus meneguhkan bahwa revolusi mental mencakup sangat banyak aspek. Pada titik ini, tugas revolusi mental itu sndiri benar-benar tidak ringan.

Adalah menarik tatkala IMF mengaitkan revoluso mental dengan isu ekonomi. Hal ini bukannya tidak pernah dilakaukan oleh kalangan di dalam negeri sejauh ini, Akan tetapi,pemikiran lMF itu menjadi menarik karena ia mencoba revolusi mental dan mengujikan dengan parametel yang sepenuhnya tangible. Mentalitas itu sendiri (dalam hal ini mentalitas manual) mungkin lebih mudah untuk disebut sebagai sesuatu yang intangible. Tetapi, begitu ia dikaitkan dengan isu produktivitas dan lapangan kerja, maka sudut pandangnya bisa berbeda. Produktivitas adalah sesuatu yang dapat diukur dan dapat dilihat. Begitu pula dengan lapangan kerja. Ketika mudah menemukan orang mengobrol di pos ronda, umpama, sepanjang hari sekadar menghabiskan waktu, dapat dipastikan di sana ada masalah dengan lapangan kerja. Jika pemandangan ini mudah ditemukan di setiap tempat, maka sangat kuat dugaan tingkat pengaanngguran di tempat itu tinggi. Soal produktivitas pun dapat dinilai dengan cara yang tidak terlalu sulit. Maka, menjadi menarik tatkala IMF mencoba membawa perspektif revolusi mental itu ke dalam isu-isu yang selama ini mungkin belum dikaitkan dengan soal revolusi mental.

Hal lain yang juga menarik di sini ialah bahwa IMF mencoba memberi makna dan penekanan ekspansionis, ketimbang sekedar instrumen membenahi persoalan mentalitas yang melekat di tubuh bangsa ini melalui visi dan misi revolusi mental itu. Tanpa disadari, revolusi mental tampaknya memang baru dikelola sebatas upaya untuk mengatasi persoalan internal yang diakibatkan oleh mentalitas yang buruk. Maka, IMF mengajukan tantangan yang menarik bagi kita untuk mendayagunakan revolusi mental sebagai instrumen memenangkan persaingan di kancah global. Pada frasa “pola pikir ekspansif” dari IMF itu tersirat pesan tentang agresivitas (tentu untuk maksud-maksud baik). Dengan mendeklarasikan dirinya menjadi poros maritim dunia, Indonesia sebetulnya sudah memasang kuda-kuda untuk melakukan gerakan yang sifatnya ekspansif tadi.

Bagaimanapun, IMF telah turut melunaskan ranah diskursus tentang revolusi mental. Terlepas dari pilihan pahit yang disodorkan oleh IMF tatkala Indonesia dilanda krisis moneter tahun 1997/1998, pendapat dan saran IMF kali ini sangat masuk akal. Namun, tentu saja semuanya berpulang kepada kita.

Sumber : Majalah “Business News” No. 8832/TAHUN-LIX, 4 April 2016

Belum ada Komentar untuk Revolusi Mental Perspektif IMF

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Revolusi Mental Perspektif IMF

Legalisir Buku Nikah

T 11 October 2018 F A Kang Muhay

LEGALISASI DOKUMEN Mengenal Legalisasi Dokumen, Apa itu Legalisasi Dokumen..??? Legalisasi Dokumen merupakan pengesahan terhadap dokumen dan hanya dilakukan terhadap tanda tangan dan tidak mencakup kebenaran isi dokumen. Setiap dokumen Indonesia yang akan dipergunakan di negara lain atau dokumen asing yang... Selengkapnya

Cara Membuat Kitas/Itas

T 28 April 2018 F A Kang Muhay

PROSEDUR PEMBUATAN KITAS/ITAS (SURAT IZIN TINGGAL SEMENTARA)   Izin Tinggal Terbatas diberikan untuk waktu paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang. Setiap kali perpanjangan diberikan paling lama 2 (dua) tahun dengan ketentuan keseluruhan Izin Tinggal di Wilayah Indonesia tidak... Selengkapnya

Prosedur Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

T 17 February 2017 F A Kang Muhay

Sebagai warga negara yang taat pada hukum negara maka, apabila Anda ingin melakukan kegiatan usaha perdagangan, salah satu langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan keberadaan kegiatan usaha Anda tersebut dan mendapatkan izin dalam menjalankan bisnis perdagangan. Izin untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Biro Jasa Resmi

Kami Biro Jasa Resmi di bawah naungan CV. Afaf Karya Utama yang beralamat di Kota Bekasi dengan legalitas usaha berbadan hukum (lengkap). Jasa pelayann kami : pendirian dan pengurusan legalitas perusahaan (PT, CV, SIUP, TDP & SKDU) serta melayani jasa pembuatan dokumen kependudukan dan lainnya.

Head Office

Jalan Baru Underpass Perum Duren Jaya Blok A No. 439 Rt.08 Rw.012 Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur – Kota Bekasi

Kontak Person Customer Service :

Call Center : 021-8269-5384

SMS : 085-216-030-685
Whatsapp: 085.216.030.685
Email: muhay_consultant@afafkaryautama.com

Jenis Pelayanan

  1. Pembuatan Sertipikat Tanah
  2. Pembuatan Legalitas Usaha (CV/PT/Yayasan)
  3. Pembuatan Dokumen Kependudukan
  4. Pembuatan SIM/STNK
  5. Paspor/Visa/Kitas/Kitap
  6. Pernikahan WNA & WNI
  7. Dokumen & Surat Surat Legalitas Lainnya